Cara Menghitung Denyut Nadi Setelah Berolahraga

Terutama  di era pandemi ini olahraga sangat dianjurkan untuk dilakukan. Namun setelah melaksanakan kegiatan itu perlu mengetahui cara menghitung denyut nadi normal. Hal itu bertujuan untuk mencegah masalah kesehatan yang tidak diinginkan.

Ada yang Tahu Bagaimana Cara Mengukur Denyut Nadi yang Benar Setelah Olahraga?

Salah satu untuk cara menghitung  denyut nadi dapat dilakukan menggunakan alat bantu berupa activity tracker yang ditempelkan pada tubuh. Akan tetapi jika tidak memiliki bisa dihitung secara manual seperti berikut.

  • Hentikan terlebih dahulu semua aktivitas olahraga.
  • Carilah posisi yang paling nyaman.
  • Letakkan ujung telunjuk dan jari tengah pada pergelangan tangan.
  • Rabah pergelangan tangan untuk mencari posisi nadi. Perlu diketahui bahwa kegiatan ini juga bisa dilakukan melalui leher.
  • Mulailah menghitung denyut nadi selama 15 detik.
  • Untuk menghitung denyut nadi per menit kalikan hasil tadi dengan 4.
  • Tahap selanjutnya yaitu sesuaikan Hasil tersebut dengan batas maksimal dan intensitas olahraga yang ingin dilakukan.
  • Apabila setelah dilakukan perhitungan ternyata detak nadi terlalu tinggi dari batas maksimal, maka istirahatlah terlebih dahulu untuk menurunkan intensitasnya.

Ada yang Tahu Detak Nadi  Normal Itu?

Untuk orang dewasa denyut nadi dikatakan normal jika hasilnya 60 sampai 100 kali per menit. Namun angka ini dapat mengalami perubahan menjadi lebih tinggi ketika melakukan aktivitas atau berolahraga.

Oleh karena itu harus memantau denyut nadi saat melakukan aktivitas olahraga, hal ini bertujuan agar tidak melebihi batas maksimal yang udah ditoleransi oleh sistem kardiovaskular. Untuk mengetahui apakah normal atau tidak dapat dihitung dengan rumus 220- usia.

Misalnya jika usia seseorang adalah 40 tahun maka batas maksimal denyut nadi yang dianjurkan saat berolahraga sebesar 180 kali per menit. Apabila melebihi anda perlu waspada terhadap resiko kesehatan yang kemungkinan akan terjadi.

Olahraga yang Bisa Dilakukan Sesuai  Angka Denyut

Untuk menghitung zona latihan hanya bisa dilakukan jika sudah mengetahui denyut nadi maksimal. Heart rate zones merupakan batasan detak jantung yang disyaratkan saat melakukan aktivitas olahraga.

Dengan mengetahui heart rate zones, maka  bisa menentukan intensitas olahraga apa yang tepat, sehingga kegiatan tersebut dapat dilakukan secara efisien. Hal ini juga bisa mengkoordinasikan dan melatih jantung sesuai dengan kemampuan tanpa melebihi batas max.

Misalnya zona intensitas rendah ini artinya seseorang telah melakukan aktivitas olahraga pada 50 sampai 60% dari denyut nadi maksimal, sehingga mampu membakar sekitar 85% kalori berupa lemak dari tubuhnya.

Itulah pembahasan singkat mengenai cara menghitung denyut nadi setelah melakukan aktivitas olahraga.

 

Recommended Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.