Coach Naga Api Ungkap Hambatan Terbesar Sektor Ganda Putra di Olimpiade Tokyo 2021

Tim ganda putra bulutangkis Indonesia bisa dibilang mendapat hasil undian fase grup yang tak mudah. Marcus Gideon/Kevin Sanjaya dan Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan mesti berjumpa lawan lawan tangguh sejak fase grup Olimpiade Tokyo 2021. Untuk diketahui, Marcus/Kevin tergabung di Grup A di cabang olahraga bulutangkis Olimpiade Tokyo 2021.

Pasangan berjuluk The Minions ini akan berhadapan dengan Lee Yang/Wang Chi Lin (Taiwan), Ben Lane/Sean Vendy (Inggris), dan Chirag Shetty/Satwiksairaj Rankireddy (India). Sementara itu, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan berada di Grup D cabor badminton Olimpiade Tokyo 2021. Ganda putra berjuluk The Daddies itu tergabung dengan Aaron Chia/Soh Wooi Yik (Malaysia), Choi Sol Gyu/Seo Seung Jae (Korea Selatan), dan Jason Anthony Ho Shue/Nyl Yakura (Kanada).

Meski tergabung dalam grup yang tak mudah, pelatih Herry IP mengaku bukan faktor itu yang menjadi hambatan terbesar bagi anak asuhnya. Pelatih yang kerap disapa Coach Naga Api itu melihat faktor tak bertanding dalam waktu yang lama bakal jadi rintangan terbesar bagi The Minions dan The Daddies. Ia mengibaratkan, semua pemain tak memiliki keunggulan atas satu sama lain alias 0 0.

Ditambah lagi, para wakil tanah air di cabor badminton terakhir kali pentas pada bulan Maret 2021 lalu. Ajang All England 2021 menjadi turnamen terakhir yang bisa diikuti para pemain. Kala itu pun para penepok bulu angsa merah putih tak bisa tampil maksimal lantaran drama isolasi Covid 19 yang mengiringi.

"Sekarang semua kedudukannya 0 0," ungkap Herry IP dikutip dari laman Badminton Indonesia. "Marcus/Kevin dan Hendra/Ahsan terakhir kali tanding di All England 2021 di bulan Maret." "Setelah itu tidak ada pertandingan sama sekali."

"Kita tidak pernah tahu kekuatan lawan yang sesungguhnya jadi semua harus diwaspadai," sambungnya. Untuk mengakali itu, The Minions lebih mengandalkan persiapan yang maksimal. Persiapan Marcus/Kevin sejauh ini sudah menyentuh angka 80 persen.

Mereka pun terus mengasah kemampuan selama waktu keberangkatan ke Jepang belum tiba. "Persiapan cukup baik, sudah 80 persen lah menurut saya," ujar Marcus Gideon. "Sekarang kami sudah mulai masuk ke latihan pola permainan."

"Karena sudah dekat ke jadwal berangkat," lanjutnya. Persiapan yang dilakukan Minions tak melupakan mereka dari membaca peta kekuatan sang calon lawan. Meski demikian, mereka mengaku belum tahu banyak soal pemain lain yang turun di Olimpiade Tokyo 2020.

Alasannya, minimnya jadwal bulutangkis dunia jelang olimpiade membuat anak asuh Herry IP tak bisa selalu memantau perkembangan dan kekuatan lawan. "Peta kekuatan sekarang kita tidak tahu. Kita sudah lama tidak pertandingan," ucap Kevin Sanjaya. "Terus kita tidak tahu lawan berkembang seperti apa."

"Masih harus ada peningkatan ke fokus dan lebih siap ke semua sisinya," pungkasnya.

Recommended Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.